No comments yet

” Hubungan Perjamuan Kudus dan Persiapan Kedatangan Kristus (yang kedua kali) “

Akhirnya setelah hampir dua bulan lebih hanya beribadah lewat media online , Sabat 19 Maret 2022 Gereja Taman Harapan kembali dibuka dengan melakukan protokol ketat. dan bertepatan dengan Upacara perjamuan kudus yang dipimpin langsung oleh gembala Jemaat Taman Harapan, Pendeta Glenn Matindas. Sabat yang penuh dengan sukacita karena ada beberapa orang tamu juga yang ikut bersabat dengan Jemaat Taman Harapan.

Pendeta mengawali pembahasan firman Tuhan mengenai Yohanes fasal 13 yang menceritakan tentang bagaimana Yesus membasuh kaki murid-muridnya, dan setelah upacara pembasuhan kaki, Yesus memberikan beberapa nasihat atau perkataan kepada murid-muridnya mengenai harus merendahkan diri, saling mengasihi, saling memaafkan, dan akan ada kesusahan penderitaan yang timbul namun Yesus berkata, jangan khawatir dan jangan gelisah hatimu. Dan perkataan Yesus ini yang dituliskan oleh Yohanes. dan pada saat itu murid-murid Yesus menjadi sedih namun Yesus terus menguatkan mereka. Yesus kembali berkata bahwa Yesus sudah menyiapkan tempat terbaik bagi mereka. Dia akan naik ke surga namun pada saat nanti Dia akan datang menjemput kita dan membawa kita ke surga (Yohanes 14)

Wahyu 20:4, Kita akan menghakimi bersama dengan Yesus. Kita akan memiliki kerajaan Yesus yang tidak akan pernah terguncangkan. Inilah yang dimaksud dengan  hubungan antara perjamuan kudus dan kedatangan Yesus. Karena Yesus sudah menyampaikan hal ini semenjak Yesus bersama dengan murid-muridNya. Dan semangat yang sama seharusnya dihidupkan umat-umat Tuhan saat ini, di akhir zaman ini untuk tetap percaya kepada Yesus, jangan gelisah, jangan takut dengan keadaan yang akan terjadi di dunia ini karena walaupun kita akan menghadapi penganiayaan dan kesusahan lainnya tetapi Yesus akan ada bersama dengan kita melewati semua itu.

1 Korintus  11:26, Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. Melalui perjamuan suci kita menyatakan kembali iman percaya kita kepada pengorbanan Yesus yang  menyelamatkan.

Kiranya Tuhan memberkati.

Post a comment