Lahir 15 Desember 1953 dengan nama lengkap Henry Johanes Tielung, di Parepey Kecamatan Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara.
Pdt. H.J. Tielung mengikuti pendidikan sekolah dasar tahun 1959-1965 di Sekolah Dasar Negeri Latihan SGA, Manado; kemudian tahun 1965-1968 melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama Negeri, Remboken; dan tahun 1968 – 1970 menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas di Kartika Chandra Kirana, Manado mengambil jurusan Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam.
Tahun 1973, mengikuti pendidikan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Manado. Selama sekitar 4 tahun mengikuti pendidikan ini kemudian tahun 1987, melanjutkan kembali pendidikannya di Universitas Sam Ratulangi Manado sebagai mahasiswa tugas belajar dari kantor Gubernur Sulawesi Utara, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan dan meraih gelar doktorandus (S1).
Terlibat dalam pelayanan Tuhan pada tahun 1981, di GMAHK Conference Indonesia daerah Sulawesi Utara, saat itu sebagai guru injil di jemaat Diponegoro, Manado. Tahun 1983 menjadi pendeta muda di Manado, dan akhirnya diurapi pada 19 Juni 1989 di Minahasa. Melihat akan pelayanan dari Pdt. H.J. Tielung, GMAHK Conference Indonesia mengangkat beliau sebagai Sekretaris Daerah untuk wilayah Sulawesi Utara pada tahun 1983, selama tujuh tahun menjabat Sekretaris, pada tahun 1990 diangkat menjadi Ketua Daerah GMAHK Conference Indonesia, wilayah Sulawesi Utara. Tahun 1993-1997 menjadi Sekretaris Jenderal GMAHK Conference Indonesia, yang berkedudukan di Jakarta.
Penyatuan antara GMAHK Confrence Indonesia setelah berpisah selama kurun waktu 48 tahun tidak lepas dari peran beliau sebagai pimpinan GMAHK Conference Indonesia. Saat itulah bersama pimpinan GMAHK Conference Indonesia lainnya yang berpusat di Jakarta, beliau kemudian aktif untuk mengadakan pendekatan-pendekatan dengan pimpinan GMAHK di Indonesia yang selanjutnya membuahkan hasil ditanda tanganinya MOU (Memorandum of Understanding) antara GMAHK Conference Indonesia dengan GMAHK di Indonesia pada tanggal 10 Mei 1993. Setelah beberapa tahun MOU disosialisasikan terjadilah penyatuan GMAHK Conference Indonesia dan GMAHK di Indonesia di Manado pada tanggal 19 November 1998. Beliau kemudian kembali menerima pengukuhan sebagai pendeta GMAHK di Indonesia tanggal 19 November 1999.
Setelah proses penyatuan antara itu Pdt. H.J. Tielung menjadi gembala jemaat Jambrut. Hanya setahun melayani jemaat Jambrut Pdt. H.J. Tielung dimutasikan ke jemaat Makarios Kembangan Baru. Selama 7 tahun beliau melayani jemaat Makarios dari tahun 1999-2006.
Sementara melayani jemaat Makarios pada tahun 2001, Pdt H.J. Tielung menjadi salah satu mahasiswa pasca sarjana di Universitas Advent Bandung (UNAI) dan diwisuda pada tanggal 21 Januari 2007 dengan gelar Master of Ministry (M.Min), beliau merupakan wisudawan angkatan pertama untuk program pasca sarjana UNAI Bandung
Tahun 2006, Pdt H.J. Tielung dipercayakan melayani Jemaat Taman Harapan sampai saat ini.
Beliau juga selama ini sudah pernah dipercayakan GMAHK Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya menjadi Anggota Executive Committee periode 2001-2003 dan 2006 sampai saat ini.
Pdt. H. J Tielung menikah pada 1 Juni 1977 dengan Edsen G. Manembu. Keluarga ini dikarunia dua orang anak Carol Cynthia Cindy (karyawan salah satu perusahaan properti di Jakarta) dan Glenn Allen (Mahasiswa tingkat akhir jurusan Filsafat di Universitas Klabat, Airmadidi, Manado).
Suatu pengalaman yang unik dari beliau adalah dalam pekerjaannya. setamatnya dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri, Manado (APDN), beliau diangkat sebagai Wakil Camat di Kecamatan Remboken. Sebagai seorang pegawai negeri sipil berbagai tugas sudah pernah diemban yang kemudian akhirnya menjadi staf di kantor Gubernur Propinsi Sulawesi Utara sampai akhirnya beliau memutuskan untuk meninggalkan statusnya sebagai seorang pegawai negeri untuk menjadi pegawai dalam pelayanan Tuhan. Alasannya untuk meniggalkan pekerjaan sebagai pegawai negeri adalah “Panggilan”.
Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...
Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...
Pada Sabat sore, 9 Agustus 2008, bertempat di kampus Curtin University, telah diadakan acara kebaktian bertajuk “Meeting Jesus” untuk...
Merupakan pengalaman berharga saat diajak untuk bergabung bersama para sukarelawan lainnya untuk melakukan pelayanan kepada para gelandangan dan...
“Ajaiblah Yesus Juruselamatku” LS No. 151 telah dikumandangkan oleh PB Elshaddai sebagai lagu buka acara sekolah sabat yang dipimpin oleh Ibu...
KKR Akbar Wilayah VII dengan Ketua Panitia adalah Pdt. H. J. Tielung, terdiri dari enam Jemaat...