Renungan Pagi

26
Jun

Renungan Pagi 26 Juni 2014 “Terlalu Mudah Senang”

Surga. Sebagaimana ayat kita hari ini mengingatkan, memang tidak mungkin bagi pikiran kita yang fana dan berdosa untuk memahami, apalagi membayangkan, kemuliaan firdaus yang telah Allah siapkan bagi umat pilihan-Nya, sahabat-sahabat-Nya di bumi.

24
Jun

Renungan Pagi 25 Juni 2014 “Pulang Ke Rumah”

“Perkenankan saya memberitahu Anda apa yang tidak akan ada disana!” tidak akan ada lagi air mata, tidak ada kematian, tidak aka nada kesedihan, tidak akan ada tangisan, tidak ada rasa sakit. Tidak ada lagi rumah sakit, tidak ada lagi pengadilan perceraian, tidak ada lagi penjara, tidak ada lagi perkampungan kumuh, tidak ada lagi kejahatan, tidak ada lagi peperangan.

23
Jun

Renungan Pagi 24 Juni 2014 “Bayangkan”

Dengan kata lain, ketika Allah menciptakan kembali langit dan bumi baru dengan masyarakat barunya, tidak seorang pun dengan ragu menyanyikan keinginan yang berlawanan dengan keinginan Lennon: “Bayangkan ada kanker—mudah jika Anda mencoba. Bayangkan ada pembunuhan—dan pemerkosaan dan perampokan.”

22
Jun

Renungan Pagi 23 Juni 2014 “Kerajaan Bukan Sulap” (Bagian 2)

“Paulus mendapat pemandangan tentang surga, dan untuk memperbincangkan kemuliaan di sana, hal terbaik yang bisa ia lakukan adalah tidak mencoba melukiskannya. Ia mengatakan bahwa apa yang tidak di lihat mata atau tidak di dengar telinga, tidak juga ada dalam hati manusia, itulah hal-hal yang Allah sediakan bagi mereka yang mengasihi Dia

20
Jun

Renungan Pagi 21 Juni 2014 “Mengait Harapan”

Musuh-musuh bisa saja menumpuk ribuan Gunung Everest di atas taman makam Yesus—tetapi tidak akan ada bedanya, karena sekalipun gempa bumi, itu tidak dapat menguburkan harapan. “Akulah kebangkitan dan hidup!”

1 21 22