TFC 1–1 Pondok Kopi Blok U: Peluang Yang Terbuang

osvald
Osvald TAROREH
Website Writer

Jakarta, 25 Mei 2008

TFC kembali gagal memetik kemenangan setelah ditahan seri oleh tamunya tim Pondok Kopi Blok U dengan skor 1-1 (0-0). Oi S., yang akhirnya memutuskan untuk menindak-lanjuti dengan serius hobinya sebagai ahli keuangan di perusahaan minyak dan meninggalkan kegiatan utamanya sebagai gelandang elegan TFC, kali ini absen bersamaan dengan Melky yang terkena stomach bug dan membuat aliran bola pasukan Manguni menjadi kurang lancar.

Dengan hasil ini rekor kedua tim dari enam kali pertemuan adalah TFC mengemas tiga kemenangan, satu kekalahan, dan dua seri. Kemenangan ini membuat catatan hasil pertandingan TFC di tahun 2008 menjadi empat kali menang, tiga kali seri, dan dua kali kalah.

Pertandingan yang sebenarnya dijadwalkan dengan tim Suzuki Jakarta Timur sempat tertunda sekitar satu jam menyusul ketidakhadiran tim tamu. Beruntung tim Pondok Kopi Blok U siap menggantikan dan tampil dengan sebagian besar tim muda-nya.

Tim yang beranggotakan pemain bertubuh kecil namun lincah ini sempat menyulitkan langkah TFC pada invitasi Sepakbola Jemaat Ragunan tahun lalu dan kali ini kembali memberikan perlawanan yang alot bagi tim tuan rumah. Berkali-kali pemain bertahan TFC harus beradu otot dan kecepatan guna menghadang serbuan cepat pemain sayap lawan. Peluang terbaik tim tamu di babak pertama didapat dari tendangan bebas disebelah kiri kotak pinalti TFC setelah Bram menahan laju penyerang lawan dengan illegal, tapi tendangannya ke sudut sempit masih kurang akurat.

Tim tuan rumah bukannya tanpa peluang. Kombinasi Andrew-Apo atau pemain debutan, Michael Mawikere, dan pemain sayap Ole-Ralfie juga sempat mengancam gawang lawan. Peluang terbaik tim tuan rumah didapat setelah Ole dan Os berhasil menerobos ke jantung pertahanan lawan namun bola yang mengalir tepat diantara kedua penyerang haus gol ini justru gagal dimanfaatkan karena keduanya saling berharap satu dengan yang lain. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

TFC bangkit mendominasi di awal babak kedua. Anton dan Duts berjuang keras menancapkan dominasinya di lini tengah, begitu juga dengan Andrew and Ralfie di sisi sayap. Setelah tusukan Ralfie ke kotak pinalti lawan gagal menghasilkan gol kendati telah sukses melewati tiga pemain belakang dan kiper lawan, giliran tendangan bebas Andrew yang melintas tipis didepan gawang lawan yang gagal dimanfaatkan rekan-rekannya. Pada kesempatan berikutnya barulah kebuntuan itu terpecahkan.

Tendangan spekulasi Andrew dari luar kota pinalti gagal ditangkap dengan baik oleh kiper lawan dan bola bergulir masuk kedalam gawang. Tapi gol ini langsung dibalas oleh tim tamu. Komunikasi Sonny dan Bram yang kurang lancar membuat penyerang lawan berdiri bebas dan dengan leluasa menyambut tendangan pojok dengan sundulan mematikan dari depan gawang. Memasuki menit-menit akhir babak kedua, tim tamu ganti mendominasi, namun selalu dapat dipatahkan oleh kiper TFC, Noldy “Cacing” Sela. Peluang terakhir tim tuan rumah didapat oleh Anton lewat tendangan keras dari luar kotak pinalti yang menerpa mistar atas gawang lawan. Skor akhir tetap imbang 1-1.

Play of the day: “Tarian” Ralfie di sisi kiri kotak pinalti tim tamu menjadi momen terbaik pertandingan kali. Berbekal kecepatan dan kelincahan kaki, Ralfie, sukses melewati tiga pemain belakang dan berhadapan langsung dengan kiper lawan. Sayang, keputusannya untuk mengarahkan bola ke sudut sempit tidak membuahkan hasil karena bola melenceng tipis diluar mistar gawang kendati kiper lawan hanya bisa terpaku dan terlambat bereaksi menghadang bola.

Man of the match: Pemain TFC yang sementara dipinjamkan ke tim Persipura, Noldy “Cacing” Sela, menandai comeback sementaranya dengan bermain gemilang sebagai penjaga gawang. Berbagai penyelamatan penting dilakukan, termasuk aksi “terbang” dan melakukan one-handed save mematahkan tendangan keras pemain lawan dari dalam kotak pinalti. Bola yang mengarah ke pojok kanan gawang TFC berhasil di-tip dan hanya menghasilkan tendangan pojok.

Susunan pemain TFC:
Cacing (gk), Roy P., Duts, Bram, Gibbs (def), Apo, Ole, Andrew, Ralfie (mid), Belly, Os (fwd).

Cadangan: Anton, Michael Mawikere, Sonny, Emil, Farland, Mike Manembu.

(ggs)

Comment

Commenting is closed for this article.

Aug 25, 06:56 PM Pernikahan Lindy Legoh dan Andrew Pusung

Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...

Keep Reading...

Aug 22, 04:18 PM Utusan Taman Harapan di KLB Konferens DKI Jakarta

Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...

Keep Reading...