Suatu Sabat di Jemaat Bintaro

janette
Janette NAJOAN
Website Writer
Bintaro

Hari Sabat (28/6) kami sempat mengunjungi Jemaat Bintaro, berlokasi di bilangan Sektor IX, Bintaro Jaya, sekedar menyapa dan berbagi berkat dengan beberapa lagu-lagu pujian dan melihat perbaktian saudara-saudari seiman di jemaat ini. Kebetulan Sabat ini adalah Sabat XIII tapi bangku-bangku terlihat agak kosong, setelah dikonfirmasi oleh salah satu ketua ternyata penyebabnya adalah sebagian anggota sementara mengikuti seminar KPA di Gudang Peluru Tebet dan sebagian lagi mengunjungi salah satu Cabang, tapi apa boleh buat kebaktian di Jemaat Induk harus tetap jalan, Jemaat yang sibuk melayani di tempat lain tapi masih sempat menyiapkan berbagai variasi acara di dalam Jemaat sendiri, sejak kebaktian Sekolah Sabat terlihat Kelas Sekolah Sabat anak-anak memperlihatkan kebolehan mereka dari memimpin kebaktian, Berita Mission dan lagu special oleh Kelas Sekolah Sabat Anak-anak Pemula, semua anak perempuan menggunakan dengan kostum kupu-kupu menyanyikan lagu “I like to see the butterfly” kemudian Kelas anak-anak yang lebih besar dan remaja membawakan lagu pujian “Do you know the name of this” dengan bermacam-macam alat music, ada gitar, piano, suling, drum, pianika, dll, dinyanyikan dengan penuh harmonis, kamipun turut bersukacita dengan membagikan berkat melalui lagu pujian “Ku Harap PadaMu” di akhir kebatian Sekolah Sabat dan di kebaktian khotbah dua buah lagu berturut-turut yaitu “Ride the Morning Winds” dan “Beyond the Open Door”.
Firman Tuhan dibawakan oleh Bpk. Sahat Simanjuntak dengan judul “Mesias Menurut Judaisme dan Kekristenan”. Golongan Saduki menggunakan Taurat Musa, tidak percaya kebangkitan dan malaikat surga, mereka tidak membutuhkan Mesias karena mereka berpikir bahwa jika Mesias muncul maka akan membahayakan posisi mereka. Golongan professional, pengelola sinagoge, ahli hukum Taurat, ahli mengajar popular, kelompok ini muncul sebagai protest kepada golongan Saduki, mereka mengajarkan Taurat Musa, Tradisi, kitab nabi-nabi, percaya kebangkitan dan pengertian mereka mengenai Mesias adalah turunan Raja Daud, akan dating dan memerintah sebagai raja damai, akan mengumpulkan umatNya dari seluruh dunia. Setelah diselidiki oleh Golongan Farisi bahwa Yesus bukan Mesias karena tidak menggenapi hal-hal di atas. Pada akhirnya Golongan Farisi menghilang pada saat kaabah dihancurkan dan membuat golongan baru yaitu Yudaisme. Apapun sejarahnya, sebagai umat Kristen saat ini, kita yang mengaku pengikut Yesus apakah pandangan kita mengenai mesias sama seperti golongan-golongan yang disebutkan tadi, atau kita tau bahwa Mesias telah datang ke dunia ini pada masa yang lalu untuk menyelamatkan umatNya dengan caraNya sendiri. Biarlah kita menjawabnya dalam hati kita masing-masing sambil tetap setia menunggu Yesus datang untuk menyelamatkan kita semua pada kedatanganNya yang kedua kali.

Commenting is closed for this article.

Aug 25, 06:56 PM Pernikahan Lindy Legoh dan Andrew Pusung

Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...

Keep Reading...

Aug 22, 04:18 PM Utusan Taman Harapan di KLB Konferens DKI Jakarta

Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...

Keep Reading...