
Hari Sabat (29/3) merupakan Sabat yang ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota jemaat Taman Harapan karena Sabat ini adalah saat dimana semua anggota kembali mengenang akan pengorbanan Juruselamat kita yang rela mati di atas kayu salib untuk menebus seluruh umat manusia dari dosa-dosa agar bisa menerima kehidupan yang kekal di Kerajaan Surga nanti.
Khotbah Sabat ini dibawakan oleh Pdtm. Glenn Allen Tielung, yang akrab dipanggil “Dave”, baru saja menyelesaikan pendidikan di Fakultas Filsafat Jurusan Theology di Universitas Klabat (Unklab) December 2007. Diwarnai dengan lagu pujian “I need the every hour” yang dibawakan oleh Philanthropy Team dan Khotbah untuk anak-anak oleh Ztr. Edson Tielung.
Khotbah yang mengambil topik “Cara Allah Menebus Manusia” dengan ayat tema diambil dari Yohanes 13:8 – Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.” Yesus memberikan contoh yang sempurna bagaimana seorang Pemimpin dan Guru Besar lebih dahulu merendahkan diri membasuh kaki murid-muridNya, demikianlah seharusnya kita sebagai umat Allah harus lebih dahulu merendahkan diri untuk memaafkan orang yang bersalah kepada kita dan melayani orang lain yang berada di sekitar kita tidak perduli latar belakang dan status karena kita semua sama-sama adalah umat Tuhan.
Dilanjutkan dengan upacara Perjamuan Kudus yang diawali dengan pembasuhan kaki yang melambangkan saling merendahkan diri satu dengan yang lain dan saling memaafkan. Upacara Perjamuan Kudus dipimpin langsung oleh Pdt. H. J. Tielung, M.Min., didampingin oleh Ketua-ketua: Harry A. Legoh, Lawrence Walean, Yan Polii dan Donald Pangemanan, diikuti oleh iring-iringan seluruh diakon dan diakones.
Mengawali rangkaian upacara Perjamuan, Male Choir di bawah pimpinan Sdr. Yanel Tumalun membawakan lagu “At the Cross”. Bagian demi bagian acara berjalan dengan baik, roti yang melambangkan tubuh Kristus dibagikan oleh para diakon tanpa ada yang terlewati diiringi oleh Philanthropy Team dengan lagu “take this bread”, kemudian anggur yang melambangkan darah Kristus dibagikan satu persatu kepada semua anggota jemaat yang hadir diiring dengan lagu “take this cup”, akhirnya cawan yang kosong satu persatu dikumpulkan diiringi dengan lagu “take this love” dan ditutup dengan pembacaan ayat Alkitab yang terdapat dalam Yohanes 3:16 – “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga dikaruniakannya AnakNya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Pelayanan Perjamuan Kudus tidak berakhir sampai di sini, tapi Pendeta, ketua-ketua dan para diakon/diakones, melanjutkan pelayanan perjamuan khusus ke rumah-rumah anggota jemaat yang tidak bisa hadir karena sakit, salah satunya yaitu ke rumah Ztr. Like Singal yang telah lama terbaring sakit tapi rindu untuk mengikuti akan perjamuan yang kudus. Semoga penghiburan dan kekuatan dari surga bisa menjadi bagian Ztr. Like yang lagi sakit dan suami serta anak yang mendampingi dan merawat setiap hari.
Take this bread, I give for you, and as you do remember Me…
This bread is My body; broken just for you…
Take it, eat it, each time you do remember Me…
Take this cup, I give for you, and as you do remember Me…
This cup is a new testament; fill it just for you…
Take it, drink it, each time you do remember Me…
Take this love, I give for you, and as you do remember Me…
This love is a new covenant; given just for you…
Take it, give it, each time you do remember Me…
Commenting is closed for this article.
Hari Sabat (21/6) Jemaat Taman Harapan kembali kedatangan seorang tamu yaitu Pdt. J. E. Legoh, Pimpinan Dept. Philanthropy
Hari Sabat (28/6) kami sempat mengunjungi Jemaat Bintaro, berlokasi di bilangan Sektor IX, Bintaro Jaya, sekedar menyapa dan berbagi berkat dengan...
Sabat ke-12 di Kwartal yang kedua, Sabat 21 Juni adalah saat yang terindah dimana semua anggota dan tamu-tamu yang hadir di Jemaat Taman Harapan...
Sabat sore (21/6) pukul 17:00 PA Taman Harapan mengadakan kunjungan pelayanan ke PA Jatinegara, dengan konsep Mini Concert,
Hari Minggu (22/6) pukul 11:00 pagi adalah hari pertama bagi Koor PATH untuk “take” dalam proses pembuatan album...
Setelah kebaktian Sabat, 21 Juni beserta upacara perjamuan kudus berakhir di gereja, beberapa tim telah mengadakan pelayanan di luar gereja...
Pengumuman ditujukan kepada Pemimpin Pemuda Advent GMAHK
Konferens DKI Jakarta dan...