
Hari Sabat pagi ( 4 October) telah dimulai dengan Acara Keluarga pukul 08:30 yang diisi oleh Kel. Tumalun dan lagu special oleh Melody Tumalun. Dilanjutkan dengan kebaktian dan diskusi Sekolah Sabat, lima pertanyaan yang telah disusun oleh Seksi Acara dan dibagi ke setiap kelompok diskusi untuk dibahas dan disimpulkan oleh Pdt. H. J. Tielung, MMin. Untuk kelas baptisan dipimpin oleh Pdt. Tandidio di ruang samping.
Acara Sekolah Sabat anak-anak terpaksa dilakukan di halaman samping gedung dengan menggelar tikar di atas rumput dipimpin oleh Ztr. Nelly Runtu dan Ztr. Edsen Tielung, walaupun teriknya matahari tidak menyurutkan semangat anak-anak dan guru-guru untuk tetap bernyanyi, belajar alkitab dan bersuka cita pada Hari Sabat. Anak-anak pun mendapat kesempatan membawakan acara mereka di panggung, seluruh anak-anak yang berjumlah ± 100 anak dengan memakai makhota mereka mempersembahkan ayat-ayat hafalan dan dua buah lagu pujian dengan penuh semangat yaitu: Ku Akan Pakai dan Anak-anak Permata. Bangga dan haru terlihat di setiap wajah orang tua dari anak-anak dan juga guru-guru tentunya, melihat bagaimana anak-anak mereka menunjukkan talenta dan bakat mereka untuk kemuliaan Tuhan.
Khotbah untuk anak-anak masih menampilkan tokoh si Koko untuk yang terakhir kalinya sekaligus perpisahan dengan sahabat-sahabat ciliknya, harus tetap semangat dan rajin belajar Alkitab hingga Yesus datang. Lagu-lagu pujian pun dipersembahkan dan khotbah Sabat siang dibawakan oleh Pdt. Jacky Runtu, MMin., sekaligus sebagai puncak penutupan KKR, khotbah merupakan summary dari topic KKR selama seminggu yaitu Pertentangan Besar Sejagad Raya. Semoga kita bisa tahu di posisi mana kita berada apakah di posisi yang benar yaitu Yesus atau di posisi yang salah yaitu Setan. Tetaplah setia dan minta Yesus untuk selalu hadir dalam hati kita.
Janji baptisan dipimpin oleh Pdt. Tandidio bagi 30 jiwa yang menyerahkan diri untuk dibaptis, mungkin hanya kebetulan saja tapi setelah mendengar jumlah baptisan pada siang ini maka jumlahnya persis dengan jumlah Alkitab yang disediakan oleh PATH melalui Kel. Harry Legoh yaitu 30 buah. Setelah kebaktian usai maka sebagian anggota dan pendeta-pendeta menuju Toraja Prince Hotel untuk melaksanakan baptisan di kolam renang dan ternyata total keseluruhan yang menyerahkan diri untuk dibaptis adalah 31 jiwa. Puji Tuhan untuk kemenangan 31 jiwa bagi Tuhan. Baptisan dilakukan oleh tujuh orang Pendeta yaitu: Pdt. Jacky Runtu, Pdt. H. J. Tielung, Pdt. M. Lingga, Pdt. Y. Tandidio, Pdt. M. Tandilangi, Pdt. Paulus Limbu dan Pdt. B. Paral.
Setelah upacara baptisan bagi 31 jiwa selesai dan doa berkat dilayangkan maka semua kembali bertolak ke Gedung Pemuda untuk potluck bersama seluruh anggota dan tamu-tamu yang hadir. Semoga sukacita dan berkat Sabat menjadi bagian seluruh anggota jemaat dan tamu-tamu yang hadir hingga Yesus datang.
Commenting is closed for this article.
Sekitar jam sembilan lewat cabang sekolah Sabat El Shaddai Karawang tiba di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Taman Harapan Jakarta, yang tidak...
Acara PA pada Sabat 21 December 2008, kali ini cukup menarik yaitu acara Children Talent dengan tema “Untuk Mama Tercinta”. Acara yang...
Sekitar jam sembilan lewat cabang sekolah Sabat El Shaddai Karawang tiba di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Taman Harapan Jakarta, yang tidak...
Acara PA pada Sabat 21 December 2008, kali ini cukup menarik yaitu acara Children Talent dengan tema “Untuk Mama Tercinta”. Acara yang...
Hari Sabat (29/11) adalah saatnya untuk bacaan kedua sekaligus pengesahan Pegawai Jemaat Tahun 2009.
SUSUNAN ...
Hari Minggu pagi (5 October), seluruh panitia Rantepao telah berkumpul di Pondok Pelangi, mendengarkan ucapan terima kasih dan salam perpisahan...
Masih bertempat di Gedung Pemuda, Hari Sabat sore, pukul 16:00 tepat rangkaian konser lagu-lagu rohani digelar, Koor