Waktu Untuk Bersaksi Perorangan

osvald
Osvald TAROREH
Website Writer

Khotbah Sabat, 31 Mei dibawakan oleh Marcky Frans (Pemimpin SS/PP/RN) dengan bahan dari Dr. Jonathan Kuntaraf. Ayat tema dan ayat bersahutan masing-masing terdapat dalam II Raja-raja 7:9 dan Mazmur 37:3-6.

Kisah seorang ibu dengan 13 orang anak yang bertemu pendeta utk melayani. Pendeta mengatakan, sebaiknya ibu merawat anak-anak ibu dengan baik agar nanti bisa jadi satu gereja dengan anggota-anggota yang setia.

1) Kelaparan akan Firman Tuhan

Rencana pengepungan Samaria dilakukan benhadad dengan membuat penduduk di sana kelaparan. Teknik setan juga sama, membuat kita lapar. Kebutuhan kita sekarang adalah firman Tuhan.

Apakah kita mengasihi Tuhan lebih dari hidup kita sehari-hari? Berapa waktu kita sisihkan tiap hari belajar Firman Tuhan. Firman Allah menjadi tidak menarik dan menggairahkan, dengan sendirinya umat Tuhan kelaparan Firman Tuhan.

Amos 8:11

Mungkinkah kita kelaparan akan Firman Tuhan? Padahal ada Alkitab, renungan pagi, dan buku Roh Nubuat. Jika kita tidak membacanya maka kita akan lapar rohani.

Selain itu, kita tidak sehat jika tidak makan tiap hari. Tidak bergantung pada orang lain untuk menyediakannya bagi kita. Kita harus dapat mencukupinya untuk diri kita sendiri setiap hari.

II Raja-raja 6:28-29

2) Apa sikap kita untuk bersaksi?

Alkitab menyebutkan ada dua kelompok manusia yaitu: – Kelompok di Nabi Elisa yang percaya kepada Allah – Kelompok di Perwira ajudan raja yang sifatnya ragu-ragu

Elisa menubuatkan akan banyak makanan yang akan ada. Ajudan raja mengatakan bahwa ia tidak percaya, dan secara logika mungkin akan benar.

Adakah keadaan yang sama di jemaat? Ada yang optimis dan yang pesimis. Saat merencanakan kegiatan penginjilan, ada yang tertarik. Tapi di lain pihak ada yang sama sekali tidak tertarik dan cenderung menentang. Kedua sikap ini (positif dan negatif) mungkin saja benar tapi jika kita mau mengalami sukacita dalam penginjilan, sikap positif menyambut panggilan Tuhan itulah yang Ia inginkan dalam hidup kita.

Sekarang ini proyek-proyek penginjilan gereja Advent juga dimotori oleh orang mudanya, termasuk di gereja kita. Yesus mau membantu orang muda yang mau membantu menyelesaikan pekerjaan Tuhan.

3) Bagikan Firman Allah

Kita membutuhkan umat yang dapat membagikan Firman Allah kepada orang lain. Mereka yang mengetahui firman Allah sangat diperlukan untuk dibagikan bagi orang lain.

Pelajaran dari 4 orang kusta yang menderita. Mereka menderita karena penyakit dan dikucilkan dari keluarga. Di waktu seperti ini mereka saling berbicara bahwa jika ke kota mereka akan mati karena ada kelaparan. Jika keluar tembok, bisa jadi mati karena dibunuh tentara Aram atau bisa jadi hidup, dan pilihan inilah yang mereka pilih.

Orang kusta melambangkan mereka yang berdosa. Perlu “berserah” dan “menyerah”, memberikan kehidupannya, waktu, talenta, kesanggupan untuk digunakan bagi Tuhan. Namun betapa sering kita tidak menyerahkan dosa kesenangan kita kepada Tuhan dan tidak menyingkirkan kemauan jasmaniah kita.

Biarlah Yesus ada di hati kita, sebagaimana terjadi bagi orang kusta, mujizat terjadi! Orang-orang kusta mendapati kemah Aram kosong dan semua yang mereka butuhkan ada. Makanan, pakaian, dan perhiasan menjadi milik mereka. Tapi, apakah mereka berdiam diri saja? Tidak. Mereka mengingat saudara-saudara mereka di Samaria dan sadar bahwa tidak baik untuk bersukacita sementara banyak orang di luar menderita kelaparan.

Mereka pergi ke perkemahan tapi tidak itu saja. Mereka juga bertindak, tidak hanya berdiam diri saja. Mereka merencanakannya, tapi tidak cukup. Harus bertindak dengan melaksanakan rencana kita.

Tuhan dapat menggunakan orang kusta, saudara dan saya dapat juga menjadi alat Tuhan. Jika kita kelebihan atau penuh dengan firman Tuhan tapi saudara-saudara kita membutuhkannya. Jika belum mengenal Yesus, kita harus mengajari saudara-saudara kita yang lain.

Kesimpulan

Kapan berita sukacita kita kabarkan? Inilah saatnya karena kesempatan kita mungkin sudah tidak akan ada lagi bagi kita. Sekaranglah waktunya!

Commenting is closed for this article.

Aug 25, 06:56 PM Pernikahan Lindy Legoh dan Andrew Pusung

Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...

Keep Reading...

Aug 22, 04:18 PM Utusan Taman Harapan di KLB Konferens DKI Jakarta

Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...

Keep Reading...