
Bersabat di Jemaat Kemang Pratama pada Sabat, 27 Jini 2008, khotbah sudah dibawakan oleh Ketua Jemaat, Sontani Purnama. Beliau sudah membawakan pembicaraan yang menarik mengambil judul “Tuhan itu Baik” dengan ayat inti terdapat dalam Mazmur 100:5.
“Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun” (Mazmur 100:5).
Di dalam kisah 10 orang kusta yang meminta kesembuhan dari Yesus, terdapat banyak pelajaran yang sangat penting untuk kita simak. Kesepuluh penderita kusta itu dikucilkan dan tidak diterima oleh orang-orang. Di suatu saat, mereka mendengar bahwa Yesus berada di tempat mereka. Mereka menemuiNya dan memohon untuk disembuhkan.
Yesus memenuhi keinginan mereka dan kesepuluh orang kusta tersebut menjadi sembuh. Akan tetapi hanya satu orang saja yang kembali dari imam dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Yesus. Kesembilan penderita kusta lainnya lupa dan tidak berterimakasih pada Yesus.
Faktor penyebab kita lupa kebaikan Allah: – Kita cenderung menganggap bahwa Tuhan wajib memberikan berkat kepada kita – Kita cenderung menganggap bahwa berkat Tuhan adalah hak kita
Padahal Allah sebetulnya tidak memiliki kewajiban memberikan berkat nagi kita. Kemudian, pertolongan yang kita terima adalah kemurahan Tuhan sehingga kita harus mengucap syukur.
Orang yang beriman harus mengucap syukur karena orang yang tidak beriman pun mengucap syukur. Cerita mengenai Naaman menjadikan contoh bagaimana ia berterimakasih setelah disembuhkan oleh Nabi Elisa (II Raja-raja 5).
Perlu diingat bahwa ucapan syukur bukan untuk hal-hal jasmaniah saja tapi juga untuk keselamatan dan hal-hal rohani yang kita terima. Terkadang seperti 9 orang penderita kusta, kita terlalu bersukacita dengan berkat Tuhan sehingga kita lupa mengucap syukur.
Dalam II Raja-raja 20, Raja Hiskiah yang disembuhkan Tuhan, ia malah melupakan untuk menyaksikan ucapan terimakasihnya pada Tuhan untuk tamu-tamunya demi untuk maksud jasmaniah.
Jika kita mau berjalan maju dalam kehidupan kita, maka kita harus selalu melihat ke atas, kepada Tuhan. Tapi kita juga harus bisa melihat ke bawah supaya kita tetap dapat mengucapkan syukur.
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (I Tesalonika 5:18).
Commenting is closed for this article.
Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...
Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...
Pada Sabat sore, 9 Agustus 2008, bertempat di kampus Curtin University, telah diadakan acara kebaktian bertajuk “Meeting Jesus” untuk...
Merupakan pengalaman berharga saat diajak untuk bergabung bersama para sukarelawan lainnya untuk melakukan pelayanan kepada para gelandangan dan...
“Ajaiblah Yesus Juruselamatku” LS No. 151 telah dikumandangkan oleh PB Elshaddai sebagai lagu buka acara sekolah sabat yang dipimpin oleh Ibu...
KKR Akbar Wilayah VII dengan Ketua Panitia adalah Pdt. H. J. Tielung, terdiri dari enam Jemaat...