Musa Siregar: "Umat Allah Yang Sisa"

janette
Janette NAJOAN
Website Writer

Bagi Jemaat Taman Harapan, tamu-tamu adalah orang-orang yang istimewa, itulah yang terjadi pada Hari Sabat (7/6) Jemaat Taman Harapan mendapat berkat yang limpah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa, di antaranya tamu-tamu dari Papua, Manado, Jakarta dan sekitarnya, Pdt. Jendry Manembu, Ass. Direktur Penerbitan Daerah Maluku Utara, Ibu Ekawati Christianingsih, anggota Excom WIUM.

Firman Tuhan Sabat ini dibawakan oleh Musa Siregar, anggota Excom DKI Jakarta dan Sekitarnya dan juga anggota Badan Hukum UIKB & UIKKT. Sebelumnya Michelle dan Merien Siregar berduet membawakan dua buah lagu yang cukup menyentuh dan membuat hati semakin dekat kepada Tuhan. Michelle juga membawakan cerita buat adik-adiknya di Taman Harapan mengenai Hamba Tuhan Naaman yang dipulihkan dari penyakit kusta. Terima kasih buat tamu-tamu kecil yang tetap istimewa yang telah mewarnai Hari Sabat Tuhan di Taman Harapan.

“Umat Allah Yang Sisa”, merupakan judul khotbah yang dibawakan pada Sabat ini, ayat tema diambil dari Hosea 12:5 – “Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya.”
Ketika Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub, dia kehilangan semua berkat yang harusnya diterima oleh anak sulung dalam keluarga, tidak ada satupun yang tersisa, hal ini membuat Esau marah dan dendam terhadap Yakub adiknya sendiri untuk bertahun-tahun lamanya.

Seperti pengalaman Yakub ketika bergumul dengan Allah, Yakub tidak melepaskan pegangannya sampai dia mendapat kepastian dan janji dari Allah. Sebagai umat Allah yang sisa jangan pernah kita melepaskan kebenaran yang kita miliki, dalam setiap permasalahan hidup kita marilah kita mengundang Allah untuk bergumul bersama-sama dengan kita dan tetap memegang janjiNya.

Kebenaran yang telah kita peroleh, jangan pernah disia-siakan begitu saja, Jangan pernah ditukar dengan apapun di atas dunia ini bahkan dilepas begitu saja, karena kebenaran yang kita miliki nilainya tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Jagalah terus, jangan sampai lepas karena ini adalah jaminan kita untuk hidup yang kekal nanti di surga. Bisa kah kita mempertahankannya? Mintalah Allah untuk menolong kita agar tetap mempertahankannya.

Tuhan memberkati.

Commenting is closed for this article.

Aug 25, 06:56 PM Pernikahan Lindy Legoh dan Andrew Pusung

Lindy Legoh dan Andrew Pusung telah dipersatukan dalam upacara nikah di Gereja Advent Menteng pada hari Minggu, 17 Agustus 2008 dengan upacara...

Keep Reading...

Aug 22, 04:18 PM Utusan Taman Harapan di KLB Konferens DKI Jakarta

Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Luar Biasa Konferens DKI Jakarta dan Sekitarnya yang akan dilaksanakan pada 7...

Keep Reading...