Kemerdekaan Dalam Yesus

osvald
Osvald TAROREH
Website Writer

Khotbah Sabat, 23 Agustus 2008 di Jemaat Taman Harapan telah disampaikan oleh Benny Welan, Pemimpin Departemen Musik. Tema yang dipilih adalah “Kemerdekaan Dalam Yesus” yang masih merupakan tema proklamasi sepanjang bulan Agustus ini.

17 Agustus diperingati sebagai Hari Proklamasi yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia setelah kurang lebih 3.5 abad kita dijajah negara asing. Sekarang ini kita sudah bebas menentukan nasib kita. Perkembangan dalam segala bidang pembangunan sekarang ini telah kita rasakan di alam kemerdekaan.

Saat ini kita tinggal menikmati jerih payah nyawa dan harta pengorbanan para pejuang kemerdekaan dalam merebut kebebasan negara kita. Di surga juga terjadi pertempuran yang sama antara Allah dan Lusifer yang pada akhirnya menjadi kuasa kegelapan dan dibuang ke bumi.

Dalam Kejadian 3 menggambarkan kejatuhan manusia dan Allah datang ke Taman Eden untuk menjanjikan keselamatan dan kemerdekaan bagi manusia. Puncaknya sebagaimana dibacakan dalam ayat tema Yohanes 3:16 bagaimana Allah Bapa mengaruniakan Yesus, putraNya yang tunggal untuk mati bagi kita dan menyiapkan keselamatan bagi kita.

Apa yg dimaksudkan dengan keselamatan itu? Keselamatan berarti penyelamatan manusia dari akibat-akibat dosa terutama dari kebinasaan kekal dengan kematian Yesus Kristus.

Kenapa kita harus diselkamatkan? Roma 3:23 memberikan jawaban bahwa ”semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” oleh sebab itulah kita memerlukan keselamatan dari Tuhan.

Lalu, mengapa harus Yesus yang datang dan menyelamatkan kita? Raja Daud dalam Mazmur 49:8 menyatakan bahwa ”tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya” dan selanjutnya bahwa ”hanya Yesus yg sanggup menyelamatkan” (Yohanes 10:9). Dengan demikian kita semua sudah terbebas dari penjajahan dengan kematian Yesus di kayu salib.

Bagaimanakah sambutan kita untuk membalas kasih yang begitu besar? Pesan yang terutama dalam I Yohanes 5:3 adalah dengan menuruti segala perintah-perintahNya. Ini menjadi tantangan berat krn setan tidak menginginkan kita semua binasa. Tapi kita tidak usah gentar karena Ia sanggup menyelamatkan kita (Ibrani 5:7).

Tapi sementara menanti keselamatan tiba, ada banyak hal yang dapat menjauhkan dari kewpastian keselamatan. Hal-hal tersebut di antaranya adalah:

1) Keragu-raguan. Kadangkala kita mengeluh pada Tuhan, lama dalam kebenaran tapi hidup masih hidup dalam penderitaan (Roma 5:8-10)

2) Roh tidak mengampuni (Markus 11:25-26)

3) Menduka-citakan Roh Kudus dengan pemikiran kita yang sia-sia (Efesus 4:30)

4) Pergaulan yang buruk (I Korintus 15:33)

5) Melakukan dosa yang disengaja. Sudah tau tapi kita masih melakukannya (Ibrani 10:26-27).

Jika mau selamat dan menerima keselamatan dari Yesus, hindarilah hal-hal di atas dan mulailah bersaksi bagi Yesus.

Commenting is closed for this article.

Dec 1, 03:52 PM Susunan Pegawai Jemaat Taman Harapan 2009

Hari Sabat (29/11) adalah saatnya untuk bacaan kedua sekaligus pengesahan Pegawai Jemaat Tahun 2009.

SUSUNAN ...

Keep Reading...

Nov 22, 09:28 AM Terimakasih Doanya

Terimakasih atas dukungan doa untuk Patrick yang menjalani operasi gigi pada Jumat, 21 November 2008 di Southbank Surgery Day, South Perth....

Keep Reading...