SHOPPING FOR PEARLS OF GREAT PRICE

Ada seorang businessman dan juga seorang ayah membeli berlian langka yang harganya sangat mahal sebagai hadiah ulang tahun untuk putrinya baru berusia 7 tahun. Secara materi kita pasti berpikir kalau hal tersebut adalah suatu pemborosan tetapi bagi businessman tersebut itu adalah suatu hal yang menyenangkan baginya karena dapat memberikan putrinya suatu hadiah yang sangat sangat jarang dilakukan oleh para orang tua pada umumnya.

Apakah pemborosan yang sangat besar Alkitabiah?

Matius 13:45-46 : Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara mengajarkan dua kebenaran:

1) Kerajaan Allah merupakan suatu harta yang tak ternilai harganya, yang patut diinginkan melebihi segala sesuatu.

2) Kerajaan Allah hanya dapat diperoleh dengan mengorbankan segala sesuatu yang mungkin menghalangi kita menjadi anggota Kerajaan itu. “Menjual seluruh miliknya” berarti bahwa kita harus mengalihkan segenap hati dari segala perkara lain dan memusatkan seluruh hidup kita kepada Kristus saja.

Seberapa besar usaha kita untuk menemukan kerajaan sorga? Apakah kita merasa kuatir akan apa yang akan kita makan atau minum, atau dimana kita akan tinggal. Dalam Kerinduan Segala Zama 108:2 dikatakan bahwa sejak kalah dari surga, setan ingin membalas dendam kepada Allah dengan mempengaruhi anak-anak Tuhan untuk lebih fokus dengan hal-hal duniawi dan melupakan hal-hal surgawi. Padahal Alkitab dan buku Roh Nubuat adalah buku yang dapat memberitahukan kita akan masa depan dan apa yang akan terjadi di depan kita.

Bagaimana kita menghargai permata atau keselamatan yang Tuhan sudah sediakan bagi kita? Apakah kita hanya fokus pada apa yang ada di depan mata kita? seperti Esau yang rela menjual hak kesulungannya demi semangkok sup kacang merah atau seperti anak-anak muda zaman sekarang yang fokus akan karier, mencari harta duniawi dan tidak mau mengorbankan apa yang ada padanya untuk hal kerajaan sorga?

Ada hal yang harus kita bayar apabila kita sudah bersatu bersama Kristus dan bukan hal yang mudah untuk melalui semuanya itu. Karena kita dituntut untuk setia, komitmen dalam pelayanan atau pengorbanan materi atau bahkan mengorbankan ego kita.

Apabila kita di tanya apakah kita ingin masuk surga dan jalan di jalan emas? semua pasti berkata mau. Tetapi apakah kita mau berkoban untuk Dia yang lebih dahulu berkorban dengan mati dikayu salib untuk menebus dosa-dosa kita meskipun Dia tahu bahwa suatu saat kita akan ingkar akan janji kita, melakukan hal yang menyakiti hati-Nya tetapi Dia tetap mau berkorban mati bagi kita supaya kita bisa selamat.

Bagaimana kita menilai akan pengorbanan Yesus, apa yang kita telah korbankan untuk membalas akan pengorbanan tersebut dan bagaimana kita berkorban untuk hal tersebut dan seberapa besar usaha kita untuk menemukan hal kerajaan sorga?