Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

AMPUNILAH

Pembicara Khotbah : Pdt. Jacky P. Runtu

Sukacita sabat dirasakan oleh Jemaat Taman Harapan Cawang bisa berkumpul berbakti bersama dan memuji Tuhan. Di hari sabat yang suci dan diberkati Pembicara Khotbah Pdt. Jacky. P. Runtu menyampaikan firman Tuhan dengan judul “AMPUNILAH”.

Pernahkah kita disakiti ?

Pernahkah kita menyakiti ?

Setiap orang pernah disalahi, disakiti dan diperlakukan dengan cara yang tidak sepatutnya di suatu waktu tertentu dalam hidup mereka. Bagaimana respon seorang Kristen apabila perkara-perkara itu berlaku ke atas dirinya?

Lukas 17 : 3 & 4 merupakan ajaran Yesus tentang Pengampunan : Jagalah Dirimu ! Jikaulah saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali padamu dan berkata : Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.

Tegor, Jika ia berbuat salah

Jika ia menyesal, Ampuni

Jika ia berbuat salah sebanyak 7 kali, Harus Ampuni dia

Sebagai manusia biasa sulit bagi kita untuk mau mengampuni, tetapi sesuai dengan ajaran Yesus tentang Pengampunan, kita harus lakukan ini dan minta kekuatan dari Tuhan, agar kita dimampukan. Matius 18:21-22 : Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus : Tuhan, sampai berapa  kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali? Yesus berkata kepadanya : Bukan! Aku berkata kepadamu, bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Firman Tuhan jelas mengatakan didalam Matius 18 : 35 Maka Bapa-Ku yang di Sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.

Poin dalam mengampuni (Markus 11 : 25 & 26) :

  • Sebelum berdoa, ampuni terlebih dahulu orang lain .

Markus 11 : 25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di Sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

  • Jika tidak mengampuni, kita tidak akan diampuni juga .

Markus 11 : 26 Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di Sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Saudara-Saudara, jangan jadikan hati kita museum perbuatan orang lain, orang tersebut sudah lupa, tetapi kita masih menyimpan kesalahan orang itu. Kita diampuni sebagaimana kita mengampuni, dan pengampunan yang sejati tidak akan menyimpan kesalahan.

“Ampunilah kesalahan orang lain, karena kita layak mendapatkan damai sejahtera