Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Komitmen Menolong Sesama

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu-Yohanes 15:12

Pemuda Advent Taman Harapan (PATH) telah melakukan Gospel Project selama 14 kali dari tahun 2006 sampai sekarang tahun 2019. Dalam melaksanakan Gospel Project dan Humanitarian ini banyak hal yang harus dipersiapkan baik itu dari diri pribadi apakah sudah siap meningalkan “zona nyaman” yang penuh dengan kesenangan dan kenyaman, atau persiapan-persiapan lainnya yang membutuhkan tenaga, pikiran, waktu dan materi. Seperti yang telah disaksikan oleh dr. Mario Lintuuran sebagai ketua PA tahun 2006 dan tempat pelayaan di daerah Doyolama, Papua. Pelayanan tahun 2006 ini sangat menantang karena ada begitu banyak kegiatan yang harus dilakukan setiap harinya dan hampir tidak ada waktu kosong/luang selain melakukan pelayanan tetapi membuahkan hasil yang sangat baik karena ada 15 jiwa yang menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi termasuk kepala suku setempat. Dan setibanya di Jakarta ada begitu banyak anggota PA ataupun pendeta yang kena penyakit malaria tetapi tetap ada sukacita karena pimpinan dan penyertaan Tuhan selama pelayanan.

Untuk memulai suatu komitmen dalam pelayanan bukanlah suatu hal yang mudah karena harus menyamakan visi dan misi yang dibawa dalam pelayanan supaya pelayanan yang dilakukan boleh menjadi berkat bagi semua.

Apa pelajaran yang di dapatkan dari pelayanan yang telah dilakukan

  1. Komitmen
  2. Teladan
  3. Praktek Iman
  4. Bekerja sama
  5. Menolong sesama

Menolong sesama akan bermanfaat karena :

  1. Memberikan perasaan yang lebih baik. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima – Kisah Para Rasul 20:35.
  2. Memberikan perspektif yang baru/berbeda
  3. Merupakan manajeman stress yang efektif untuk diri sendiri. Yesaya 58:6 ” Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki , ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, 58:7 supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! 58:8 Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih   dengan segera; kebenaran  menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Dengan menolong sesama akan berdampak positif buat kita karena fisik dan jiwa kita menjadi lebih sehat dan pertumbuhan rohani kita akan lebih bertumbuh.

Pergunakanlah waktu yang kita miliki untuk hal-hal yang berguna dan memberkati orang lain. Dengan hanya menjadi berkat bagi orang lain kita bisa menciptakan suatu komunitas yang baik dan berkembang. ‘’Berbuat baik’’ adalah kesempatan yang berharga. Sudahkah kita menggunakan kesempatan itu?