Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

The Unspoken Ministry

Pada saat kunjungan kelompok ini dalam pelayanan di gereja Advent Taman Harapan Sabat, 2 Februari 2019, sungguh memberi berkat tersendiri bagi jemaat.

Ministry ini adalah kelompok tuna rungu yang rindu untuk mendengar dan memahami Firman Tuhan.

Dari kekurangan yang mereka miliki, ketidakmampuan mendengar, sulitnya berkomunikasi dengan orang lain karena keterbatasan lafal dan bicara dan mendengar namun mampu memberikan berkat bagi sesama yang masih memiliki pendengaran yang baik.

Didalam usaha mereka untuk mengerti isi kebaktian dan khotbah, dari kekurangan malah memiliki kerinduan yang mendalam untuk memahami maksud Tuhan melalui khotbah dan lagu dan puji-pujian.

Setelah kebaktian berakhir kami melakukan sedikit interview dengan beberapa anggota ministry ini, para pembaca akan melihat cuplikan interview kami.

Kami berdiskusi dengan Alex Samuel Tanamal & Vera Maulina Sitorus.

Kelompok yang berdiri sejak tahun 2014 dan saat ini beranggotakan 9 orang tuna rungu dan 1 orang autis.

Project mereka saat ini adalah menerjemahkan 28 doktrin ke dalam bahasa isyarat, dan juga menerjemahkan ayat-ayat Alkitab juga, hebatnya juga mereka bukan karyawan yang dibayar, semuanya dilakukan secara cuma-cuma bagi pelayanan.

Jika diantara sabahat-sahabat memiliki teman, keluarga dan orang yang dikenal sebagai penderita tuna rungu atau yang bermaksud menjadi relawan untuk menjadi pembawa berita baik bagi penderita yang sama di bulan April mendatang akan ada KKR ministry ini yg dilakukan di GPA MT. Haryono.

Bagi yang sering membuka media sosial dapat berkunjung ke Instagram @veraamaulinnee66 untuk melihat kegiatan sehari-harinya atau jika bermaksud menjadi relawan.

Pada akhir interview keduanya mengajak agar sekiranya ada yang mau menjadi sponsor ministry ini, mereka akan sangat berterima kasih atas segenap bantuan untuk kelangsungan kegiatan mereka.