Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Renungan Harian Umat Pilihan 5 Agustus

Magnesium

 

“Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup” (Ibrani 3: 12).

 

Saya terpesona pada magnesium, unsur umum yang ditemukan di kerak bumi dan larut dalam air laut. Salah satu atom magnesium membentuk atom pusat dalam “kepala” molekul klorofil, pigmen zamrud hijau indah yang menyerap energi cahaya untuk fotosintesis pada tumbuhan. Ratusan reaksi biokimia dalam sel hidup membutuhkan magnesium. Sebagai salah satu elemen yang paling melimpah dalam tubuh manusia, sebagian besar magnesium ada di tulang, dan sisanya ditemukan pada jaringan dan organ lainnya dalam tubuh, dan sebagian kecil beredar dalam aliran darah. Kehidupan yang kita jalani ini tidak akan ada tanpa magnesium.

 

Meskipun ada di sekitar kita sebagai ion yang dikombinasikan dengan unsur-unsur lain, namun magnesium tidak ada secara alami sebagai logam bebas. Tapi ketika logam secara kimia diproduksi, magnesium adalah zat perak cerah yang dibakar dengan cahaya putih yang kuat, itulah sebabnya mengapa magnesium digunakan dalam suar singa, dalam kembang api, dan di masa lalu sebagai jalinan kawat halus di blitz fotografi. Bahkan sebelum penemuan blitz pada tahun 1920, fotografer menggunakan bubuk logam magnesium halus (disebut flash powder) dalam panic logam untuk menerangi subjek mereka. Karena flash powder mudah terbakar, mereka harus menggunakannya dengan hati-hati.

 

Mungkin Anda memiliki lilin trik pada kue ulang tahun Anda. Lilin itu tidak bisa dipadamkan. Tetapi tetap terbakar seperti sulap. Perhatikan dengan seksama, maka Anda akan menemukan rahasia mereka. Anda akan melihat ledakan kecil di sumbu bubuk magnesium. Cobalah meniup lilin itu, dan sisa panas dalam sumbu akan memicu bubuk magnesium lain di sumbu, yang menghidupkan kembali lilin itu.

 

Kalau dipikir-pikir, ketidakpercayaan itu jauh lebih daripada lilin trik di mana Anda harus tetap berusaha untuk memadamkan api untuk selamanya. Tidak memercayai Allah adalah dosa. Bukankah ia telah membuktikan lagi dan lagi bahwa Dia adalah setia? Adanya magnesium dan segudang fungsinya yang mengagumkan dalam sistem kehidupan serta berlimpahnya kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian sereal, dan makanan umum lainnya adalah satu lagi bukti kesetiaan Allah kepada kita. Pertimbangkanlah segala upaya yang menyerang ketidakpercayaan dan padamkanlah itu untuk kebaikan.

 

Tuhan, mungkin saya kewalahan oleh banyaknya bukti kesetiaan-Mu sehingga ketidakpercayaan tercabut, diganti dengan yang baik, dan ketidakpercayaan saya pun akan benar-benar padam.

 

Bacaan Alkitab Tahunan terdapat dalam kitab Yesaya 49, 50, 51

 

Selamat beraktifitas dan Tuhan memberkati.