Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Renungan Pagi  “Allahku yang Ajaib” 13 Mei 2015

 

Ungulata dan Air

 

“Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang  hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah” (Mazmur 42:2, 3).

 

Mamalia berkuku seperti kuda,sapi, Ilama, rusa, domba, jerapah, gajah, dan unta adalah kelompok ungulata, satu satu kelompok yang dibuat untuk sekitar enam ordo mamalia yang biasanya berjalan di atas jari kaki berkuku dan memiliki gigi taring kecil. Hampir semua hewan yang ada di taman wisata di Afrika ada dalam kategori  ini.

 

Dan semua ungulata, unta dan kambing Badui menjadi pemenang karena mampu kehilangan sebagian besar air (30-40 persen massa tubuh mereka) dan masih dapat bertahan hidup. Angka-angka fenomenal ini terjadi karena adaptasi fisiologis khusus. Hewan-hewan ini bisa mengadakan perjalanan beberapa hari tanpa minum. Namun kebanyakan ungulata, akan mati bilamana kehilangan sekitar 15 persen air dari berat tubuh mereka. Banyak ungulata yang beradaptasi di daerah yang gersang, bisa berada dua atau tiga hari tanpa persediaan air. Ungulata jinak, seperti hewan ternak dan rusa, biasanya perlu minum beberapa liter air setiap hari. Sebagai perbandingan, saat kita kehilangan air sejumlah 10-15 persen  dari massa tubuh kita, maka kematian mungkin terjadi. Misalnya, orang yang terjebak dalam reruntuhan bangunan biasanya meninggal karena dehidrasi  setelah beberapa hari. Jika dia memiliki cukup air, maka dapat bertahan hingga satu minggu yang kemudian akan mati karena kelaparan. Air jauh lebih penting.

 

Mekanisme yang menentukan berapa lama ungulata bisa bertahan tanpa air adalah karena beberapa faktor fisiologis, seperti berapa banyakkah kehilangan cairan di feses dan urine, kadar air pada makanan, tingkat metabolisme, dan berapa banyak air yang bisa simpan dalam rumen mereka. Beberapa  faktor morfologi dan perilaku juga memainkan peran penting, seperti ukuran dan bentuk tubuh, ketebalan bulu, penumpukan lemak, orientasi tubuh, dan waktu reproduksi.

 

Cepat atau lambat, semua ungulata membutuhkan air. Unta dan kambing, dicatat mampu berjalan berhari-hari tanpa air, memiliki kemampuan  untuk minum lebih banyak air ketika mendapatkannya. Saya menemukan hal menarik bahwa pemazmur Daud mengkhususkan rusa yang kehausan mencari air. Apakah dia tahu bahwa rusa membutuhkan air setiap hari, bahwa rusa memiliki toleransi yang rendah terhadap kekeringan? Dan apakah Daud juga menyadari bahwa dirinya sendiri memiliki toleransi rendah untuk hidup tanpa air hidup dari Allah? Daud berkata, “Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku  haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair” (Mzm. 63: 2). Apakah Anda haus terhadap air kehidupan?

 

Tuhan, jiwa saya haus untuk memiliki hubungan erat dengan-Mu. Tidak mengherankan, sering hari-hari saya tanpa air kehidupan, sehingga pelayan saya kepada orang lain menjadi kering dan pujian saya menjadi hambar.