Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Renungan Harian “Allahku yang Ajaib” 04 Mei 2015

04 Mei, 2015

Pemindahan Pohon

 

“Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kami harus membantu orang-orang yang lemah dan  harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima” (Kisah Para Rasul 20:35).

Pada musim semi, tampaknya hujan tidak akan berhenti. Anak sungai dan sungai telah meluapi alirannya. Dataran melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan selama curah hujan tinggi- menahan kelebihan air sampai banjir berhenti. Akhirnya hujan berhenti dan debit air sungai pun kembali normal. Beberapa minggu kemudian, saya dan anaka saya menjelajah di sepanjang sisi aliran sungai dan menemukan bibit-bibit pohon maple setinggi enam inci yang mulai berkembang pada gundukan pasir. Tamapaknya banjir telah mengangkut jutaan biji pohon maple, menghanyutkannya dan kemudian menanamnya di gundukan pasir. Karena kami yang hampir tanpa pohon, maka kami putuskan mengambilnya sebagai tawaran alam. Kami pun membawanya pulang.

Di salah satu sudut kebun, kami menanam lima hingga enam kusin dengan jarak sekitar satu kaki, kami berharap akan menjadi pembibitan pohon yang baik. Beberapa tahun kemudian, beberapa gagal berkembang. Ada  yang mengerdil dan tidak cocok untuk disebarkan . tapi lusinan pohon bertumbuh lurus ke atas dan tinggi. Pada akhir musim gugur, kami menyebarkan beberapa pohon itu yang terpilih lalu memindahkan di area lebih lapang agar terus berkembang menjadi pohon maple yang bagus.bibit yang ditinggalkan pada gundukan pasir mungkin tidak bertahan pada banjir berikutnya. Jika kami tidak memindahkannya untuk kedua kalinya, kami akan memiliki pohon yang tumbuh terlalu rapat, lemah, dan kerdil. Bilamana saya mengikuti perkembangan pohon-pohon itu 22 tahun kemudian, pohon-pohon itu tekah mengubah halaman kami sebelumnya tidak berpohon menjadi taman yang indah.

Bagaimanakah dengan Anda? Apakah Anda berkontribusi dengan cara mengorbankan diri bagi komunitas gereja di mana Anda berada? Atau Anda kehilangan kehidupan rohani Anda, gagal tumbuh karena terlalu ramai ? apakah terlalu banyak orang Kristen sehingga hanya sekadar duduk di bangku gereja yang hangat seminggu sekali? Apakah Anda menjadi kerdil, tidak berfungsi sehingga potensi yang Allah rencanakan bagi anda menjadi hilang? Pikirkanlah bagaimana Anda  bisa mendapatkan keuntungan  dengan disebarkan ke suatu tempat pelayanan di mana Anda akan ditantang untuk bertumbuh dengan cara yang mungkin Anda tidak pernah bayangkan. Apakah misi anda dalam hidup? Di manakah seharusnya Anda menyebarkan cabang Anda bagi Kristus?