Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Renungan Harian “Allahku yang Ajaib” 16 April 2015

16 April, 2015

Orang Kristen Penata Lingkungan

 

 

“TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu” (Kejadian 2:15).

            Terkadang terdengar argument bahwa orang Kristen bukanlah penatalayanan bumi yang baik, karena mereka tidak berencana untuk menghuninya untuk waktu yang lama. Logikanya adalah, orang Kristen tahu bahwa mereka akan segera ke surga jadi mereka tidak peduli bagaimana mereka memperlakukan bumi. Agar adil, mungkin itu benar bagi beberapa orang yang menyebut dirinya Kristen. Tetapi setelah memikirkannya dengan hati-hati, saya menolak gagasan ini sebagai ejekan, karena kurang informasi maka hal ini tidak untuk orang Kristen yang sejati.

            Pengikut Kristus yang sejati akan sungguh-sungguh mencari Firman Tuhan, mendengarkannya dengan penuh perhatian, dan mengikutinya dengan cermat. Allah menempatkan pasangan pertama di Taman Eden untuk “mengusahakan dan memelihara taman itu” (Kej 2:15). Dan seperti penyewa yang baik yang akan merawat milik tuan tanah seolah-olah itu adalah milik mereka sendiri, dengan juga orang Kristen harus melakukan setiap usaha untuk merawat ciptaan Allah dan memeliharanya dalam keadaan lebih baik daripada ketika baru didapatkan.

            Orang Kristen harus menghidupkan kehidupan yang terbaik dihadapan Tuhan dan Juruselamat mereka. Mazmur 65 berbicara jelas bahwa Sang Pencipta merawat ciptaan-Nya dengan lemah lembut, memeliharanya, memberkatinya dengan berlimpah, mengisinya dengan biji-bijian, memberkati tanamannya, dan bukit-bukit berpakaikan sukacita. Kedengarannya seperti memperlakukan lingkungan yang baik. (LIhat juga Ul 11:8-21 dan 1 Taw 28:8).

            Akhirnya, Wahyu 11:18 berakhir dengan penghakiman, upah, dan satu standar penting tentang penghancuran Allah bagi orang fasik. Bacalah ayat ini dengan cermat ketika Anda tergoda untuk acuh tah acuh kepada lingkungan Anda. Ini jelas merupakan pernyataan tentang peristiwa akhir zaman. “Dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orangl-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orangk-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi” (Why 11:18).

            Jadi, ada tiga alasan penting mengapa orang Kristen harus menjadi penata terbaik bagi lingkungan. Merawat bumi merupakan salah satu alasan kita untu berada di sini, kita mengikuti teladan Sang Pencipta dalam merawat ciptaan-Nya, dan pada akhirnya Allah akan membinasakan mereka yang menghancurkan bumi.

            Tuhan Pencipta lingkungan, ajarlah saya agar semakin lebih memedulikan negeri yang baik yang Engkau dipercayakan kepada saya untuk dijaga. Semoga saya menjadi penatalayanan yang terbaik.