Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Renungan Pagi 24 Juni 2014 “Bayangkan”

24 Juni 2014

“Bayangkan”

 

“Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati” (Yesaya 65:17).

            Bahkan Jhon Lennon memimpikan surga sebelum dia meninggal bermandikan darahnya sendiri pada musim dingin di sisi jalan kota New York. Berbulan-bulan sebelumnya ia secara tragis  ditembak, tulis Lennon, yang menggubah, dan menyanyikan apa yang menjadi karya solo terpopulernya, “imagine.” Di sela baris gubahannya, dapatkah Anda mendengarkan satu seruan penuh harap bagi adanya surga di bumi? “Bayangkan tidak ada surga, akan muda jika Anda mencoba, tidak ada neraka di bawah kita, di atas kita hanya langit. Bayangkan semua orang, hidup untuk sekarang ini. Bayangkan tidak ada Negara-negara, tidak sulit dilakukan, tidak ada yang perlu dibunuh atau perlu mati, dan tidak ada agama. Juga bayangkan semua orang menjalani hidup dalam kedamaian, Anda boleh bilang saya seorang pemimpi, tetapi bukan hanya saya. Saya harap suatu hari kelak Anda bisa bergabung dengan kami, dan dunia akan hidup sebagai satu kesatuan.”

            Kalau saja Jhon Lennon sudah mengetahui bahwa surga di bumi yang ia impikan, sebenarnya sudah di janjikan lama sekali. Dalam ayat hari ini Allah menyatakan apa yang sangat diharapkan Lennon, yang sangat diharapakan Allah juga—dunia yang baru di mana cara-cara lama lenyap selamanya. Amin.

            Allah mengatakan, “Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi dan tidak akan timbul lagi dalam hati.” Yesaya menggunakan satu ungkapan yang digunakan Yeremia beberapa halaman kemudian di mana sang nabi menulis, “Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali” (Yer 3:16).

            Dengan kata lain, ketika Allah menciptakan kembali langit dan bumi baru dengan masyarakat barunya, tidak seorang pun dengan ragu menyanyikan keinginan yang berlawanan dengan keinginan Lennon: “Bayangkan ada kanker—mudah jika Anda mencoba. Bayangkan ada pembunuhan—dan pemerkosaan dan perampokan.”

            Bumi lama yang mati, berpenyakit, tua, sesat, tidak akan pernah dirindukan, atau dikenang lagi! Jadi begitu asyik dan senangnya kita berada di dalam ciptaan Allah yang baru sehingga tidak satu pun sahabat tebusan Allah akan membayangkan  berjalan bersama Yesus dan bertanya apakah kita akan mengulang lagi pemberontakan keji yang memberikan-Nya luka. Dapatkah Anda membayangkan itu!